Dibalik Kelezatan Mi Instan yang Mendunia, Rupanya Ada Sejarah yang Menyedihkan

Mi instan menjadi makanana favorit hampir setiap orang.

Harganya yang murah dan membuatnya yang mudah membuat mi instan selalu dicari dikala perut sedang lapar mendadak.

Namun tahukah kamu, ada kisah sedih dibalik kelezatan mi instan yang mendunia.

Kenapa sedih? Ya, meskipun namanya mi instan namun proses penciptaan mi instan ternyata sulit dan membutuhkan waktu yang lama.

Penemuan Mi Instan

Penemu mi instan adalah Momofuku Ando dari Jepang.

Awalnya, Momofuku ingin membuat sebuah makanan yang bisa menyelesaikan krisis pangan di Jepang.

Ini karena setelah Perang Dunia II, persediaan pangan di kota-kota Jepang terganggu.

Karena Jepang sedang kesulitan, pemerintah Amerika Serikatpun mengirimkan bantuan berupa tepung terigu.

Sambil memberikan bantuan, pemerintah Amerika Serikat menyarankan pemerintah Jepang untuk membuat roti.

Cara mengonsumsi mie instan yang lebih sehat

Cara mengonsumsi mie instan yang lebih sehat ( )

Kemudian, Momofuku Ando berpikir mengapa penduduk Jepang tidak membuat mi saja dibandingkan membuat roti?

Karena mi sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Jepang selama berabad-abad.

Akhirnya, Momofuku pun bertekad membuat mi yang bisa disimpan dalam waktu lama.

Membuat Mi yang Lebih Tahan Lama Ternyata Sulit

Jika tepung terigu diolah menjadi mi biasa, maka tidak bisa disimpan lama-lama.

Karenanya, Momofuku melakukan penelitian selama satu tahun untuk menemukan cara dan komposisi yang tepat untuk membuat mi yang awet.

Ternyata, membuat mi dengan rasa dan tekstur yang enak, serta tahan lama itu tidak mudah, lo.

Sejarah lain yang mengikutinya juga tak terduga.

Suatu malam saat istrinya sedang memasak, Momofuku memasukkan mi ke dalam sebuah panci berisi minyak goreng tempura yang panas.

Apa yang terjadi? Mi yang dimasukkan pun jadi kering dan kaku.

Inilah hal yang dicari oleh Momofuku.

Menggoreng mi dalam minyak panas membuat mi jadi terdehidrasi, sekaligus membuat lubang-lubang kecil yang membuat mi bisa dimasak lagi dengan cepat.

Mi instan mentah yang bisa picu penyakit seperti kanker.

Mi instan mentah yang bisa picu penyakit seperti kanker. ( pixabay.com)

Setelah Momofuku menemukan cara membuat mi yang rasa dan teksturnya enak serta bisa disimpan dalam waktu lama, akhirnya mi instan pun jadi banyak diproduksi dan disukai banyak orang.

Mi instan dalam kemasan plastik pertama kali diperkenalkan tahun 1950-an dan mi instan kemasan cup pertama kali diperkenalkan pada 1978.

Begitu besarnya penemuan mi instan ini, di Jepang ada museum mi instan Momofuku Ando, tepatnya di Osaka.

Di sana, kita bisa melihat pameran berbagai mi instan, tempat pembuatan mi, hingga tempat mencicipi mi instan. (*)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *